
Dalam industri F&B yang sangat kompetitif, desain cafe bukan hanya soal estetika—tetapi juga strategi bisnis. Banyak café terlihat menarik di foto, namun nyatanya sepi pengunjung dan sulit mempertahankan pelanggan. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan desain cafe yang sering tidak disadari oleh pemilik bisnis.
FFFDesign melihat bahwa desain cafe kekinian harus mampu menggabungkan visual, fungsi, dan pengalaman pengunjung secara seimbang. Artikel ini membahas kesalahan paling umum dalam desain café yang dapat berdampak langsung pada traffic, kenyamanan, dan omzet.
1. Terlalu Mengejar Estetika, Mengabaikan Kenyamanan

Salah satu kesalahan desain cafe paling sering terjadi adalah fokus berlebihan pada tampilan visual tanpa mempertimbangkan kenyamanan pengunjung.
Contoh kesalahan yang sering ditemui:
- Kursi terlalu kecil atau keras demi estetika
- Meja terlalu rendah atau sempit
- Jarak antar meja terlalu rapat
Padahal, interior cafe menarik seharusnya membuat pengunjung betah duduk lebih lama, bukan ingin cepat pulang. Café yang nyaman secara fisik cenderung mendapatkan repeat customer lebih tinggi.
2. Layout Tidak Mendukung Alur Pengunjung & Operasional
Banyak desain cafe terlihat bagus di render, namun gagal saat digunakan sehari-hari. Layout yang buruk bisa mengganggu:
- Alur antrean
- Pergerakan barista & waiter
- Akses ke kasir atau toilet
Dalam desain cafe kekinian, layout harus mempertimbangkan:
- Flow pengunjung dari masuk hingga keluar
- Efisiensi kerja staf
- Zona duduk yang fleksibel (individual, grup, work-friendly)
Tanpa perencanaan layout yang matang, café berisiko kehilangan kenyamanan dan kecepatan layanan.
3. Pencahayaan yang Tidak Tepat
Pencahayaan adalah elemen krusial dalam desain cafe, namun sering dianggap sepele. Kesalahan umum meliputi:
- Terlalu gelap sehingga terasa suram
- Terlalu terang hingga tidak nyaman
- Warna lampu tidak sesuai konsep brand
Café dengan pencahayaan yang tepat akan:
- Terlihat lebih luas dan hangat
- Lebih fotogenik untuk media sosial
- Meningkatkan mood pengunjung
Inilah mengapa pencahayaan harus dirancang sebagai bagian integral dari interior cafe menarik, bukan sekadar pelengkap.
4. Tidak Memiliki Konsep yang Jelas
Desain café tanpa konsep yang kuat sering terasa “tanggung”. Campuran gaya industrial, minimalis, dan vintage tanpa arah justru membingungkan secara visual.
Kesalahan ini berdampak pada:
- Brand café yang tidak mudah diingat
- Sulit membangun identitas visual
- Konten media sosial yang tidak konsisten
Desain cafe kekinian seharusnya memiliki konsep yang jelas dan relevan dengan target market—baik itu coffee enthusiast, pekerja remote, maupun keluarga.
5. Mengabaikan Akustik & Kebisingan

Banyak café terlihat cantik tetapi terlalu bising. Pantulan suara dari dinding keras, lantai beton, dan langit-langit tinggi sering membuat ruang tidak nyaman.
Dalam praktik desain cafe, akustik yang buruk dapat:
- Mengganggu percakapan pengunjung
- Mengurangi kenyamanan kerja atau meeting
- Menurunkan durasi kunjungan
Solusinya adalah penggunaan material peredam suara tanpa mengorbankan estetika interior cafe menarik.
6. Tidak Menyesuaikan Desain dengan Target Market
Kesalahan fatal lainnya adalah mendesain café berdasarkan selera pribadi, bukan kebutuhan target market. Café untuk pekerja remote tentu berbeda dengan café untuk hangout cepat atau keluarga.
FFFDesign menekankan bahwa desain cafe yang efektif selalu berangkat dari:
- Siapa target pengunjungnya
- Bagaimana mereka menggunakan ruang
- Berapa lama mereka biasanya tinggal
Tanpa pemahaman ini, desain berisiko tidak relevan dan sulit menarik pengunjung yang tepat.
Kesimpulan
Kesalahan desain cafe sering kali tidak terlihat di awal, tetapi dampaknya sangat terasa pada operasional dan jumlah pengunjung. Desain cafe kekinian yang sukses bukan hanya soal visual Instagramable, melainkan tentang menciptakan interior cafe menarik yang nyaman, fungsional, dan selaras dengan brand serta target market.
Dengan perencanaan desain yang tepat, café tidak hanya ramai pengunjung—tetapi juga memiliki identitas kuat dan daya saing jangka panjang.
Bacaan lain untukmu : Desain Kantor Modern yang Berpusat pada Manusia


